Jenis - jenis Geomembrane

Jenis – Jenis Geomembrane Yang Beredar di Pasaran

Bagi anda yang bergerak di bidang geoteknik tentunya sudah tidak asing lagi dengan nama geomembrane, ya material ini adalah salah satu jenis material geosintetik yang sifatnya kedap air / tidak tembus air.

Umunya orang awam mengenal dengan istilah terpal geomembrane dimana pemakaianya tidak terbatas pada kolam limbah, waduk atau bendungan namun pemanfaatnya sudah merambah ke dunia perikanan sebagai alas kolam atau tambak termasuk tambak garam.

Kali ini saya akan membahas jenis – jenis geomembrane yang banyak beredar di Indonesia.

  1. Geomembrane HDPE
    Geomembrane HDPE (High Density Polyetylene) adalah jenis geomembren yang paling banyak digunakan di Indonesia, karena jenis ini memiliki ketahanan paling tinggi disbanding jenis yang lain, sifatnya yang anti korosif membuatnya dapat dimanfaatkan sebagai alas tambak atau kolam ikan, kolam limbah dan lapisan kolam penampungan air bersih. Selain itu Geomembran HDPE tahan terhadap bahan kimia dan paparan sinar matahari sehingga cocok digunakan sebagai lapisan dasar kolam limbah.
  2. Geomembrane LLDPE
    LLDPE atau Linear Low Density Polyethylene dibuat dari bahan monomer dengan tekanan tinggi pada polimerisasi radikal bebas. secara fisik jika diraba akan terasa lebih tipis dan fleksibel dibandingkan dengan geomembrane hdpe. Untuk kuat Tarik jelas tidak sekuat Geomembrane HDPE, dimana Geomembrane LLDPE ini daya ikat antar molekul kurang kuat sehingga akan rentan sobek dan tidak tahan terhadap tusukan. Namun untuk daya tahan terhadap panas masih bisa mencapai suhu kurang lebih 90 derajat celcius.
  3. Fleksibel Polipropilena (FPP)
    Geomembran FPP secara kualitas lebih baik dari Geomembran HDPE tentunya harga berbanding lurus dengan kualitas. Hanya saja geomembrane FPP ini tidak cocok jika digunakan untuk tambak atau kolam iklan mengingat bahan pembuatannya adalah resin yang dipolimerisasi dengan karet etilan propilena dan polipropilena. Penggunaan geomembrane FPP biasanya pada industri yang lebih besar, seperti pabrik dan sebagainya.
  4. Ethyl Vinyl Acetate (EVA)
    Geomembrane EVA memiliki kualitas yang tiga kali lebih baik dan fleksibel dari geomembrane LLDPE. Kelebihannya adalah dapat menahan suhu baik tinggi maupun rendah serta radiasi sinar ultraviolet. Pembuatan geomembran EVA menggunakan bahan kopolimer etilen dan vinil asetat yang membuatnya sedikit bau.

 

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *